Articles Comments

90.7 MHz Semeru FM » Berita Hari Ini, Ekonomi dan Sosial » Pengelolaan Sampah Rumah Tangga

Pengelolaan Sampah Rumah Tangga

No Banner to display

Lumajang – Sampah sampai saat ini masih menjadi masalah yang belum terselesaikan secara maksimal, salah satunya di Kabupaten Lumajang. Berbagai cara telah dilakukan untuk mengurangi volume sampah per hari, sampai pada pengelolaan sampah yang digelontorkan oleh Kementrian Lingkungan Hidup melalui 3R (Reduce, Reuse, Recycle)  menggantikan paradigma lama kumpul-angkut-buang. Dengan digelontorkannya program tersebut disambut baik oleh Kelurahan Ditotrunan, Kecamatan Lumajang dengan mengembangkan pengolahan sampah rumah tangga, menjadi berbagai kerajinan tangan dan pupuk kompos.

Pelatihan Pemanfaatan Sampah Rumah Tangga Foto : Radio Semeru. Fm

Pelatihan Pemanfaatan Sampah Rumah Tangga
Foto : Radio Semeru. Fm

Pemilahan sampah rumah tangga sudah cukup lama dilakukan oleh warga Ditotrunan Lumajang, kususnya ibu – ibu rumah tangga agar bisa menambah pendapatan keluarga. Seperti yang dilakukan oleh Sunanik, pihaknya bersama seluruh warga ditotrunan telah  menghimpun sampah rumah tangga menjadi bahan kerajinan berharga yang bisa menambah kegitan ketrampilan ibu rumah tangga di lingkungan tersebut.

Sehingga dari hasil mengumpulkan sampah tersebut pihaknya mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten Lumajang, berupa pelatihan kepada seluruh warga dari Unit Pengelola Sosial atau UPS PNPM.

“ Senang sekali mungkin kita bisa meneruskan ke warga masyarakat yang belum tahu dan bisa menambah income bagi keluarga, jadi kita bisa tau biji – bijian itu ternyata bisa berguna, “ ungkap Sunanik.

Hal senada juga diungkapkan oleh Lilik, Ketua UPS Kelurahan Ditotrunan, dia sangat tertarik dengan usaha ibu rumah tangga yang telah lama mengelola sampah rumah tangga tersebut. Untuk memberi dorongan, semangat dan menambah penghasilan lebih besar kepada para ibu rumah tangga, pihaknya telah melakukan kerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat melalui Program PNPM, dengan melakukan berbagai pelatihan pengolahan sampah tersebut. Menurutnya untuk sampah basah bisa dijadikan kompos dan sampah kering dapat dijadikan kerajinan tangan yang nilainya lebih tinggi.

“ Untuk kegiatan PNPM, di PNPM ini ada UPS, UPK, UPL. Nah untuk UPS nya ini mengadakan kegiatan pelatihan, saat ini dilakukan pelatihan daur ulang dari limbah rumah tangga misalnya dari sayur – sayuran bisa dibuat untuk kompos, kemarin sudah di praktekkan yaitu komposing dan praktek pengelolaan sampah dari tas kresek, “ ungkap Lilik

Sementara itu Indra agus susanto, salah satu intstruktur dalam peltihan tersebut mengungkapkan, selama 2 hari dia sudah mendapingi ibu – ibu rumah tangga di Kelurahan Ditotrunan untuk membuat kerajinan tangan dari bahan koran dan sisa buah buahan, kegiatan tersebut dilakukan tentunya agar bisa meningkatkan penghasilan para ibu rumah tangga.

“ Tujuannya tentu untuk membantu ibu – ibu menambah ketrampilan dan insyaallah kedepan untuk menabah income, membantu suami dari pada sekedar duduk nonton TV sambil tangan bergerak. Saat ini kita gunakan kertas Koran bekas dengan sedikit modifikasi dan kreasi bisa dijadikan barang – barang yang lebih bermanfaat dari pada dijual 1 kg nya Rp. 1.500, kalau sudah jadi kan bisa Rp. 20.000 sampai Rp. 50.000 jadi bisa menambah income keluarga, “ ungkap Indra agus.

Kegiatan yang dilakukan oleh warga Kelurahan Ditotrunan tersebut menurut Kabag Humas Pemkab Lumajang, Edi Hosainin, memang sudah mendapat perhatian dari pemerintah.

“ Ada 3 tempat yang pada saat itu masih berupa bank sampah, namun saat ini bukan hanya menghimpun sampahnya atau memilah – milah sampah menjadi sampah kering atau sampah basah, atau sampah organik dan unorganik, tetapi ternyata sampah itu bisa memberikan nilai tambah yang cukup besar bagi masyarakat, “ ungkap Edi Hosaini.

Edi Hosaini menambahkan, Pemerintah Kabupaten Lumajang akan terus mengembangkan dan melakukan pendampingan terhadap kegiatan masyarakat, karena masalah sampah tidak mudah untuk diatasi tanpa peran serta dari masyarakat, apalagi  banyak pihak mendukung program tersebut.


Dalam Kategori: Berita Hari Ini, Ekonomi dan Sosial · Tags: , ,

No Banner to display

Leave a Reply

*


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>